
Poto/Ketua IDI Periode 2025-2028 dr H. Reza Fazri Prasetyo Sp.An-TI, MH.Kes melakukan Penandatanganan berita acara pelantikan (19/07)
Harian (19/07) Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh Timur resmi di lantik masa jabatan 2025-2028, yang di helat Aula Serbaguna Pendopo Bupati Aceh Timur, pada Sabtu (19/06/2025).
Pengurus baru IDI Aceh Timur masa bakti 2022-2025 yaitu, Ketua dr H. Reza Fazri Prasetyo, Sp.An-TI, MH.Kes dan pengurusnya resmi menjabat di periode yang akan datang
dr. H. Reza Fazri Prasetyo, menjelaskan, rasa syukur dan tanggung jawab yang besar atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, serta menegaskan komitmennya untuk membawa IDI Aceh Timur menjadi organisasi yang lebih aktif, berdaya guna, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
“Amanah ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kita tidak hanya menjaga organisasi, tetapi juga menjaga kehormatan profesi dokter, memperjuangkan hak sejawat, dan terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar dr. Reza, tutur dr H Reza
Lebih lanjut, ia juga menyinggung pentingnya peran IDI dalam melindungi anggota dari risiko kriminalisasi profesi, yang kini menjadi isu nasional. “IDI tidak boleh abai terhadap keresahan sejawat di lapangan. Kita harus hadir sebagai pelindung, pendamping, dan pembela profesionalisme dokter,” pungkasnya

Fokus Program IDI Aceh Timur 2025–2028
Dalam kepemimpinannya, dr. Reza Fazri Prasetyo menyiapkan sejumlah agenda strategis, antara lain:
Advokasi hukum dan pendampingan sejawat dalam menghadapi tantangan hukum dan etika profesi.
Penguatan pendidikan kedokteran berkelanjutan (continuing medical education) berbasis kebutuhan daerah. Kolaborasi lintas sektor dengan Pemkab, rumah sakit, puskesmas, organisasi profesi lainnya dan seluruh stakeholder yang ada Peningkatan peran sosial IDI dalam kegiatan bakti kesehatan dan edukasi publik. Digitalisasi sistem organisasi untuk efisiensi komunikasi dan pelayanan anggota.
Tak hanya itu, Ketua IDI Wilayah Aceh, dr. Munthadar, Sp.B, Subsp. Ped(K), menambahkan, harapan besar terhadap kepemimpinan dr. Reza di Aceh Timur.
“IDI Aceh Timur adalah cabang penting dan strategis. Kami percaya, di bawah kepemimpinan dr. Reza, IDI akan menjadi mitra kuat pemerintah daerah dan pelindung sejati bagi sejawat dokter,” ujar dr. Munthadar.
Tambahnya juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan semangat solidaritas dalam setiap langkah organisasi, serta mendukung penguatan peran IDI di wilayah-wilayah terpencil yang menghadapi keterbatasan fasilitas kesehatan, tutuonya.
Sementara itu Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.Hi, M.Si menyampaikan pesan agar dokter-dokter di Aceh Timur dapat menjaga nilai-nilai luhur profesi dokter, bekerja secara profesional, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Bupati Aceh Timur berharap dokter-dokter di Aceh Timur melalui IDI dapat berkolaborasi dan berperan aktif dalam menyelesaikan masalah-masalah Kesehatan yang ada di Aceh Timur seperti stunting, bersama pemerintah Aceh Timur dan seluruh stakeholder yang ada, sehingga tujuan di bidang kesehatan dapat tercapai. Cetus Bupati Aceh Timur
Adapun hadir pada pelantikan itu, Ketua IDI Wilayah Aceh dr. Munthadar, Sp.B, Subsp. Ped(K), Bupati dan wakil bupati Aceh Timur beserta unsur Forkopimda, Kadiskes dan seluruh direktur RS di wilayah Aceh Timur, beberapa Ketua IDI cabang, Para dokter, organisasi profesi kesehatan di wilayah Aceh timur, beserta para mitra dan stakeholder lainnya.
“,Dengan pelantikan ini, IDI Aceh Timur siap melangkah ke depan sebagai organisasi profesi yang tangguh, inklusif, dan berkomitmen tinggi terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Aceh Timur”.
(Red/Ha)